Bentuk-bentuk
Kebijakan Dividen
Banyak
faktor lain yang ikut berperan dalam penetapan besarnya pembayaran dividen,
namun yang menjadi persoalan selanjutnya adalah mengenai bentuk-bentuk
kebijakan dividen yang bisa ditempuh oleh suatu perusahaan. Menurut Awat (1998:
171) terdapat empat macam bentuk-bentuk kebijakan dividen, yaitu:
1.
Kebijakan
dividen yang stabil (stable
dividend-per-share policy), yakni jumlah pembayaran dividen itu sama
besarnya dari tahun ke tahun. Salah satu alasan mengapa suatu perusahaan itu
menjalankan kebijakan dividen yang stabil adalah untuk memelihara kesan para
investor terhadap perusahaan tersebut, sebab apabila suatu perusahaan
menerapkan kebijakan dividen yang stabil berarti perusahaan tersebut yakin
bahwa pendapatan bersihnya juga stabil dari tahun ke tahun. Meskipun
perusahaan mengalami kerugian, jumlah dividen yang dibayar misalnya Rp. 1.500
per saham, maka jumlah ini tetap dibayar kepada pemegang saham. Investor akan
aman dengan jumlah yang tetap diterimanya sesuai dengan motivasi mereka.
2.
Kebijakan
dividend payout ratio yang tetap (constant dividend payout ratio policy).
Dalam hal ini, jumlah dividen akan berubah-ubah sesuai dengan jumlah laba
bersih, tetapi rasio antara dividen dan laba ditahan adalah tetap. Deviden yang
dibayar berfluktuasi tergantung besarnya keuntungan bagi pemegang saham.
Misalnya DPO 60% dari keuntungan. Jika keuntungan Rp 1 miliar, maka deviden
yang dibayarkan sebesar 60% x Rp 1 Milyar = Rp 600 juta.
3.
Kebijakan
kompromi (compromise policy), yakni
suatu kebijakan dividen yang terletak antara kebijakan per saham yang stabil
dan kebijakan dividend payout ratio yang
konstan ditambah dengan persentasi tertentu pada tahun-tahun yang mampu
menghasilkan laba bersiih yang tinggi.
4.
Kebijakan
dividen residual (residual-dividend
policy). Apabila suatu perusahaan menghadapi suatu kesempatan investasi
yang tidak stabil maka manajemen menghendaki agar dividen hanya dibayar ketika
laba bersih itu bersih.
Contoh
|
Tahun
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
|
Laba bersih
Rencana
investasi
|
5 milyar
1 milyar
|
1,5
1,5
|
2,5
2,0
|
2,3
1,5
|
1,8
2,0
|
Jika perusahaan memiliki 1 juta lembar saham dengan
harga pasar Rp. 1.000 per lembar.
Dividen
menurut residu sebagai berikut:
|
Tahun
|
Laba
|
Investasi
|
Deviden
|
EPS
|
Dana Ekstern
|
|
1
2
3
4
5
|
2
1,5
2,5
2,3
1,8
|
1
1,5
2,0
1,5
2,0
|
1
0
0,5
0,8
0
|
1.000
0
500
800
0
|
0
0
0
0
200
|