Budaya dan Pariwisata Jepang
Di Osaka ada beberapa tempat yang menawarkan destinasi kebudayaan jepang seperti:
1. Upacara Minum Teh (Senrian) berada di Expo '70 Commemorative Park, sebuah taman yang dibangun untuk Japan World Exposition dan yang terdapat patung terkenal Menara Matahari. Pengunjung bisa mengadakan acara minum teh 30 menit di sini namun bukan upacara minum teh di mana tata krama yang sempurna diperlukan, jadi tidak masalah bagi pemula untuk berpartisipasi serta dapat menikmati pemandangan taman yang indah disekililingnya.
2. Menyaksikan Noh (Yamamoto Noh Theater)
Seni pertunjukan tradisional Jepang Noh dilestarikan oleh orang yang membangun Osaka Castle, Hideyoshi Toyotomi. Di teater ini, pengunjung akan mengalami berada di atas panggung sambil mengenakan topeng dan kostum Noh.
Adapun festival-festival budaya yang dapat dinikmati oleh masyarakat lokal/luar di Osaka seperti:
1. Toka Ebisu Festival para pengusaha membeli bambu-bambu sakral. Bambu-bambu ini dihiasi dengan simbol keberuntungan yang didedikasikan untuk Ebisu, dewa keberuntungan Jepang, dan yang terbesar diadakan yang diselenggarakan di Imamiya Ebisu Shrine, Osaka. Ada lebih dari 1 juta orang datang ke sini. Festival ini juga menampilkan selebriti lokal, geisha, musik, lentera, dan lain-lain.
2. Tenjinmatsuri
Festival tahunan (matsuri) yang diselenggarakan di kota Osaka oleh kuil Osaka Temmangu pada tanggal 24 Juli dan 25 Juli. Pada pagi hari tanggal 24, dimulai dengan Ritual Hokonagashi (Melontarkan pedang suci) oleh Jembatan Hokonagashi. Shishi-Mai (Tarian Singa) dan Mikoshi (kuil Portable) berkeliling wilayah tempat suci tersebut dan puncaknya di tanggal 25 ditambah dengan kembang api.
Selain dikenal dengan makanan-makanan yang enak, Osaka juga terkenal dengan budaya Kuidaore (makan sepuasnya) yakni makan dan makan terus sampai tidak kuat makan lagi dan jatuh terlentang. Beberapa tempat destinasi kuliner ditempat terkenal seperti di Namba,Dotonbori dan lain-lain.
Sumber:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar