2.2 Profil Usaha
Kebab lumer adalah Kebab yang di jual dengan
berbagai macam isi, dan diharapkan konsumen dapat memilih isi kebab sesuai
dengan keinginannya. Karena bahan bakunya adalah roti tortilla (kulit kebab)
yang terbuat dari gandum tanpa ragi. Kulit kebab pada umumnya dikenal di Negara
timur tengah. Kami ingin mengebangkan usaha kebab dengan cara mengolah isi
kebab menjadi makanan yang menarik dengan berbagai macam isi, sehingga kebab
dapat di kenal luas oleh masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya.
2.3 Modal usaha
Dalam
proses usaha yang saya buat membutuhkan modal awal sebesar Rp.
40.166.000,-dimana dana tersebut dari hasil dana sponsor dan modal kami.
Diharapkan dana tersebut dapat mencukupi untuk kebutuhan bisnis usaha kami.
2.4 Lokasi Usaha
Kami
mendirikan usaha bernama “kebab lumer” yang berlokasi di Jl.Akses UI ,
Kota Depok . Menurut kami disini tempat strategis, karena berada di dekat
kampus, sekolah, dan juga tempat kost mahasiswa yang ada di komplek sekitar.
Sehingga dapat mudah di ketahui masyarakat banyak, dan kami membuka usaha
menggunakan gerobak kebab yang di didirikan didekat kampus Universitas
Gunadarma Kampus E.
2.4 Pemasaran
Dalam
kegiatan pemasaran produk yang kami jual ini, kami memasang spanduk di gerobak,
pemasaran dari mulut ke mulut, dan menggunakan promosi di media sosial gratis
yang di akses oleh banyak masyarakat pada saat ini yaitu facebook, twitter,
serta instagram. Sehingga konsumen dapat mengetahui produk kami dan tertarik
untuk mencoba membelinya.
2.5 Strategi Pasar
Agar
rencana mendirikan bisnis ini berjalan dengan lancar, upaya yang dilakukan
dalam melakukan strategi pasar antara lain :
·
Segmenting
Segmenting pasar adalah dengan
menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang kami buat
yaitu produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat
dengan tingkatan berbeda, kebab ini juga dapat di nikmati dari anak anak hingga
orang dewasa.
·
Targeting
Target pasar yang dituju yaitu kalangan
masyarakat setempat, mahasiswa, anak anak hingga orang dewasa.
·
Positioning
Agar kebab ini mudah dikenali oleh
masyarakat, kami berinovasi dengan cara menambahkan isian kebab baru yang
membedakan kebab pada umumnya. Saya menambahkan isian: macaroni,sosis,telur
daging ayam. Jadi jika ada yang tidak suka/tidak memakan daging sapi, bisa
diganti isinya yaitu dengan daging ayam.
Tampilan kebab lebih menarik rasa lebih enak dan kulitas baik, diharapkan
konsumen dapat mengenali dengan mudah produk kebab ini.
2.6 Analisis Swot
1.
Kekuatan ( Strength )
Rasa
percaya bahwa produk ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat luas, karena
produk yang saya buat ini mempunyai kualitas yang baik karena bahan-bahan nya
yang bernutrisi juga pembuatan nya yang higienis.
2.
Kelemahan ( Weakness )
·
Produk tidak tahan lama.
· Produk mudah di tiru.
3.
Peluang ( Oportunity )
Produk
ini memang sudah ada di kalangan masyarakat, tetapi usaha kebab ini berbeda
dengan kebab yang biasa, isian kebab ini hasil inovasi kami sehingga menjadi
produk baru serta menarik yang dapat bersaing dengan makanan-makanan modern
lainnya.
4. Ancaman ( Treath )
Ancaman
yang dapat timbul dari usaha Kebab ini antara lain :
1.
Pesaing tidak sehat,
2. Bahan baku yang tidak stabil,
3.
Adanya produk serupa dengan kualitas baik dan harga murah sehingga menjatuhkan
produk kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar