Senin, 15 Juli 2019

Meraih kesuksesan dengan usaha kebab


2.2 Profil Usaha
   Kebab lumer adalah Kebab yang di jual dengan berbagai macam isi, dan diharapkan konsumen dapat memilih isi kebab sesuai dengan keinginannya. Karena bahan bakunya adalah roti tortilla (kulit kebab) yang terbuat dari gandum tanpa ragi. Kulit kebab pada umumnya dikenal di Negara timur tengah. Kami ingin mengebangkan usaha kebab dengan cara mengolah isi kebab menjadi makanan yang menarik dengan berbagai macam isi, sehingga kebab dapat di kenal luas oleh masyarakat di Banda Aceh dan sekitarnya.
2.3 Modal usaha
Dalam proses usaha yang saya buat membutuhkan modal awal sebesar Rp. 40.166.000,-dimana dana tersebut dari hasil dana sponsor dan modal kami. Diharapkan dana tersebut dapat mencukupi untuk kebutuhan bisnis usaha kami.
2.4 Lokasi Usaha
   Kami  mendirikan usaha bernama “kebab lumer” yang berlokasi di Jl.Akses UI , Kota Depok . Menurut kami disini tempat strategis, karena berada di dekat kampus, sekolah, dan juga tempat kost mahasiswa yang ada di komplek sekitar. Sehingga dapat mudah di ketahui masyarakat banyak, dan kami membuka usaha menggunakan gerobak kebab yang di didirikan didekat kampus Universitas Gunadarma Kampus E.
2.4 Pemasaran
Dalam kegiatan pemasaran produk yang kami jual ini, kami memasang spanduk di gerobak, pemasaran dari mulut ke mulut, dan menggunakan promosi di media sosial gratis yang di akses oleh banyak masyarakat pada saat ini yaitu facebook, twitter, serta instagram. Sehingga konsumen dapat mengetahui produk kami dan tertarik untuk mencoba membelinya.
2.5 Strategi Pasar
Agar rencana mendirikan bisnis ini berjalan dengan lancar, upaya yang dilakukan dalam melakukan strategi pasar antara lain :
·         Segmenting
        Segmenting pasar adalah dengan menjadikan pembeli sebagai target yang akan di capai, produk yang kami buat yaitu produk yang dapat di nikmati oleh berbagai kalangan dari masyarakat dengan tingkatan berbeda, kebab ini juga dapat di nikmati dari anak anak hingga orang dewasa.
·         Targeting
        Target pasar yang dituju yaitu kalangan masyarakat setempat, mahasiswa, anak anak hingga orang dewasa.
·         Positioning
      Agar kebab ini mudah dikenali oleh masyarakat, kami berinovasi dengan cara menambahkan isian kebab baru yang membedakan kebab pada umumnya. Saya menambahkan isian: macaroni,sosis,telur daging ayam. Jadi jika ada yang tidak suka/tidak memakan daging sapi, bisa diganti isinya yaitu dengan  daging ayam. Tampilan kebab lebih menarik rasa lebih enak dan kulitas baik, diharapkan konsumen dapat mengenali dengan mudah produk kebab ini.


2.6 Analisis Swot
1. Kekuatan ( Strength )
Rasa percaya bahwa produk ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat luas, karena produk yang saya buat ini mempunyai kualitas yang baik karena bahan-bahan nya yang bernutrisi juga pembuatan nya yang higienis.
2. Kelemahan ( Weakness )
· Produk tidak tahan lama.
·  Produk mudah di tiru.
3. Peluang ( Oportunity )
Produk ini memang sudah ada di kalangan masyarakat, tetapi usaha kebab ini berbeda dengan kebab yang biasa, isian kebab ini hasil inovasi kami sehingga menjadi produk baru serta menarik yang dapat bersaing dengan makanan-makanan modern lainnya.
4.      Ancaman ( Treath )
Ancaman yang dapat timbul dari usaha Kebab ini antara lain :
1. Pesaing tidak sehat,
2.  Bahan baku yang tidak stabil,
3. Adanya produk serupa dengan kualitas baik dan harga murah sehingga menjatuhkan produk kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar